“KASIHlah KEPADA SESEORANG dengan hatihati, boleh jadi suatu hari NANTI dia menjadi musuh. Dan BENCIlah SESEORANG ITU dengan hatihati,  boleh jadi suatu hari NANTI dia menjadi kekasih.”
(HADIS  al-Bukhari,Abu Daud, al-Tirmizi dan Ibn Majah daripada Abu Hurairah)

Jangan taasub/fanatik kepada siapa …kawan, shabat atau musuh. Pandang kepada Allah dan Rasul yang mutlak dan Rahmatnya sahaja……..

Taat kepada makhluk selama mana dia taat kepada Allah dan Rasul. Kasih kepada makhluk selama mana dia kasih kepada Allah dan Rasul.

Jangan meletakkan harapan yang tinggi atau mutlak kepada selain Allah dan Rasul. Ini boleh membawa kepada ria’ [ syirik halus/qhofi ] yang menghalang manusia dari RAHMAT DAN KARUNIA ALLAH S.w.T.

Allah sempurna dan Nabi adalah contoh maksum dari Allah dan kekasih Allah,  utusan Allah membawa rahmat Allah kepada manusia.

YANG UTAMA KITA MENCOTOHI RASULULLAH DALAM SEGALA ASPEK DAN RENCAM KEHIDUPAN DENGAN MENYIMPAN AZAM UNTUK BERTEMU DENGAN ALLAH DAN HARI AKHIRAT SERTA BERAMAL DENGAN DZIKRULLAH SEBANYAK2NYA……..

uswah, harap dan dzikir

TIDAK AKAN MENGHARAPKAN PERTEMUAN DENGAN ALLAH DAN HARI AKHIRAT PADA MEREKA YANG TIDAK MENGAMBIL RASULULLAH SEBAGAI CONTOH YANG MUTLAK DARI SEGALA SEGI KEHIDUPAN… DAN TIDAK AKAN BERDZIKIR DENGAN SEBANYAK2NYA BAGI MEREKA YANG TIDAK MENGHARAPKAN PERTEMUAN DENGAN ALLAH DIHARI AKHIRAT…..

[LIHAT NOTA <SALIK MAJZUB> UNTUK MENGETAHUI ADAB2 BERDZIKIRULLAH ]

http://www.facebook.com/note.php?note_id=182740361779375

Advertisements